Ringkasan: Sendratari Sangkuriang tampil di Amfiteater Panggung Budaya TMII pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 17.00 WIB. Daftar acara Dinas Pariwisata DKI menandainya berbayar. Panduan ini merangkum jadwal, biaya yang bisa dipastikan, isi cerita, dan cara menilai apakah pertunjukan ini cocok untuk anak Anda.
Apa itu Sendratari Sangkuriang yang digelar di TMII pada 7 November 2026?

Sendratari Sangkuriang adalah pertunjukan tari tradisional yang menceritakan legenda Sangkuriang dari Jawa Barat. Pada Sabtu, 7 November 2026, pertunjukan ini dijadwalkan pukul 17.00 WIB di Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah. Daftar acara Jakarta hari itu menandainya sebagai acara berbayar.
Informasi jadwal tersebut berasal dari daftar event Jakarta yang disusun Tribunjakarta.com. Tribunjakarta menyebut daftarnya dikutip dari laman Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
Sendratari sendiri adalah bentuk pertunjukan yang menyampaikan cerita lewat tari dan musik, bukan lewat dialog panjang. Karena itu anak yang belum lancar membaca pun tetap bisa mengikuti alurnya lewat gerak dan ekspresi penari.
Jadwal, lokasi, dan status tiket

Ini yang bisa dipastikan dari sumber yang kami periksa per 7 November 2026.
| Informasi | Detail | Sumber |
| Nama pertunjukan | Sendratari Sangkuriang | Tribunjakarta.com, 6 Nov 2026 |
| Tanggal | Sabtu, 7 November 2026 | Tribunjakarta.com |
| Jam | 17.00 WIB | Tribunjakarta.com |
| Lokasi | Amfiteater Panggung Budaya, TMII | Tribunjakarta.com |
| Kategori | Berbayar | Tribunjakarta.com (mengutip Disparekraf DKI) |
Jam 17.00 berarti pertunjukan berlangsung menjelang senja. Untuk keluarga dengan balita, jam ini biasanya masih nyaman karena belum terlalu larut. Tetapi durasi pertunjukan belum tercantum di sumber mana pun yang kami temukan.
Berapa biaya menonton Sendratari Sangkuriang di TMII?

Harga tiket khusus pertunjukan ini belum kami temukan di sumber publik. Yang bisa dikonfirmasi adalah tiket masuk kawasan TMII. Menurut Metro TV yang merujuk laman resmi TMII (24 Desember 2025), tiket masuk akhir pekan adalah Rp35 ribu per orang. Tarif itu berlaku untuk Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Hari kerja Rp25 ribu.
Ada dua hal yang perlu Anda cek sebelum berangkat:
- Tarif bisa berubah. Angka di atas dari laporan Desember 2025. Cek akun resmi TMII untuk tarif terbaru.
- Tiket pertunjukan mungkin terpisah atau tidak. Pada edisi sebelumnya, Kabar BUMN melaporkan penonton tidak perlu reservasi khusus dan cukup membeli tiket masuk kawasan. Daftar acara Jakarta untuk 7 November menandai edisi ini “berbayar”. Dua keterangan itu belum tentu bertentangan, tetapi juga belum tentu sama. Pastikan lewat kanal resmi TMII.
Biaya kendaraan dihitung terpisah dari tiket orang. Jika Anda membawa mobil atau motor, siapkan anggaran tambahan.
Jika Anda ingin menekan pengeluaran akhir pekan, baca juga ide hiburan keluarga hemat untuk libur sekolah yang bisa dipadukan dengan kunjungan ke TMII.
Kisah Sangkuriang: apa yang akan ditonton anak Anda?

Legenda Sangkuriang adalah cerita rakyat Sunda yang dipercaya sebagai asal-usul Gunung Tangkuban Perahu. Gramedia mencatatnya sebagai salah satu cerita rakyat Sunda paling terkenal. Nama gunung itu sendiri berarti “perahu terbalik”, sesuai ujung cerita.
Alur pokoknya, berdasarkan rangkuman Good News From Indonesia:
- Tokoh utama: Sangkuriang adalah putra Dayang Sumbi, seorang putri yang mengasingkan diri. Dalam cerita, ayahnya adalah seekor anjing bernama Tumang.
- Konflik: Sangkuriang tumbuh tanpa mengenali ibunya, lalu jatuh cinta pada seorang perempuan yang ternyata Dayang Sumbi.
- Syarat yang mustahil: Dayang Sumbi mengajukan syarat berat agar pernikahan tidak terjadi, salah satunya sebuah perahu besar yang harus selesai dalam semalam.
- Akhir cerita: Sangkuriang gagal. Ia menendang perahu buatannya hingga terbalik. Perahu itu dipercaya menjadi Gunung Tangkuban Perahu.
Menurut detikJabar, lokasi yang disebut dalam legenda ini, seperti Bukit Tunggul dan Gunung Tangkuban Parahu, masih bisa ditemukan di Bandung Utara. Ini memberi orang tua bahan obrolan yang konkret setelah menonton: gunungnya benar-benar ada.
Penafsiran panggung bisa berbeda dari versi tertulis. Edisi sebelumnya, menurut Kabar BUMN, menambahkan unsur fire dance dan merupakan bagian dari rangkaian Pamer Budaya Jawa Barat. Kami belum menemukan keterangan apakah edisi 7 November memakai konsep yang sama.
Apakah Sendratari Sangkuriang cocok untuk anak?

Kami tidak menemukan batas usia resmi untuk pertunjukan ini. Jadi keputusan ada di tangan orang tua, dan ada satu hal yang patut dipertimbangkan.
Inti konfliknya menyangkut hubungan ibu dan anak yang tidak saling mengenali. Itu tema berat untuk anak kecil. Pada versi sendratari, tema ini disampaikan lewat tari dan simbol, jadi dampaknya biasanya lebih halus daripada teks cerita. Tetapi kami tidak bisa menjamin bagaimana koreografi edisi ini menggarapnya.
Beberapa saran praktis:
- Anak usia sekolah dasar umumnya lebih mudah mengikuti alur jika sudah mengenal ceritanya. Bacakan versi singkat sebelum berangkat.
- Balita mungkin lebih tertarik pada musik, kostum, dan gerak ketimbang cerita. Siapkan rencana jika mereka bosan di tengah acara.
- Anak yang sensitif pada suara keras atau cahaya perlu perhatian ekstra, terutama jika ada unsur api seperti edisi sebelumnya.
Kebiasaan mendongeng di rumah membantu di sini. Jika Anda ingin membangun rutinitasnya, lihat panduan dongeng anak sebelum tidur. Cerita rakyat seperti Sangkuriang cocok dijadikan bahan awal.
Cara merencanakan kunjungan sore ke Amfiteater Panggung Budaya

Pertunjukan dimulai 17.00 WIB. Rencana berikut hanya saran umum, bukan aturan resmi TMII.
- Cek kanal resmi TMII. Pastikan jadwal, tiket pertunjukan, dan tarif terbaru hari ini.
- Berangkat lebih awal. Tiba satu jam sebelum acara memberi waktu parkir, membeli tiket, dan mencari tempat duduk.
- Ceritakan alurnya dulu. Cukup dua atau tiga kalimat tentang Sangkuriang, Dayang Sumbi, dan perahu yang terbalik.
- Bawa perlengkapan anak. Air minum, camilan ringan, dan jaket tipis berguna untuk acara sore di ruang terbuka. Jas hujan lipat juga layak dibawa sebagai antisipasi.
- Tentukan titik temu. Di area ramai, sepakati tempat bertemu jika anak terpisah dari Anda.
- Sisakan waktu setelahnya. Anak biasanya ingin membahas apa yang baru dilihat. Beri ruang untuk bertanya.
Jika anak Anda butuh melepas energi sebelum duduk diam menonton, jadwalkan waktu bermain lebih dulu. Panduan playground anak di Jakarta 2026 bisa membantu menentukan tempatnya.
Agenda lain di Jakarta pada Sabtu 7 November 2026
Jika Anda belum yakin ingin ke TMII, daftar yang sama dari Tribunjakarta.com memuat beberapa pilihan lain. Berikut yang relevan untuk keluarga, lengkap dengan status biayanya menurut daftar tersebut.
| Acara | Lokasi | Jam | Biaya |
| Sendratari Sangkuriang | Amfiteater Panggung Budaya, TMII | 17.00 WIB | Berbayar |
| Festival Dongeng Internasional Indonesia 2026 (dongeng interaktif) | Museum Bahari | Jam tidak tercantum | Tidak tercantum |
| Pameran Temporer Museum Betawi “Maen” | Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan | 09.00–15.00 WIB | Gratis |
| Patch Tastic Day Market Fest | Urban Forest Cipete | 06.00–20.00 WIB | Tidak tercantum |
| Soul of Youth (hiburan anak muda) | Plaza Kori Agung, TMII | 16.00 WIB | Berbayar |
Dua acara terakhir punya sisi praktis. Soul of Youth berlangsung di TMII pada hari yang sama, jadi perhatikan potensi keramaian di kawasan itu. Sementara itu, jika Anda ingin suasana yang lebih santai untuk anak, Urban Forest Cipete bisa jadi alternatif. Kami pernah mengulas Urban Forest Cipete sebagai playground anak, dan hari ini ada pasar kreatif di sana.
Untuk keluarga yang menyukai suasana belajar, lihat juga panduan wisata museum keluarga yang edukatif dan rekreatif.
Pola pertunjukan sendratari di Amfiteater Panggung Budaya
Amfiteater Panggung Budaya TMII rutin menjadi tempat sendratari sore hari. Contohnya, RRI melaporkan Sendratari Swargaloka berjudul “Hutan Dandaka” digelar Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 17.00 WIB di amfiteater yang sama. Menurut Koran Jakarta, Sendratari Api Suci Sinta dari Swargaloka tampil di sana pada 1 Juni 2026.
Pola ini memberi gambaran: pertunjukan sore di amfiteater biasanya dimulai 17.00 WIB dan memakai cerita yang sudah dikenal publik. Tetapi kami tidak menemukan keterangan bahwa edisi 7 November dibawakan Swargaloka. Penampil Sendratari Sangkuriang edisi ini belum disebut di sumber mana pun yang kami periksa.
Yang belum bisa dikonfirmasi per 7 November 2026
Kami memilih menulis jujur tentang celah informasi, bukan menebaknya. Hal-hal berikut belum ditemukan di sumber publik:
- Harga tiket khusus pertunjukan, jika ada
- Durasi pertunjukan
- Nama kelompok atau sanggar penampil
- Batas usia penonton yang direkomendasikan
- Apakah unsur fire dance dari edisi sebelumnya ikut tampil
Untuk memastikannya, hubungi atau pantau kanal resmi TMII. Jika Anda membaca panduan ini setelah 7 November, jadwal di atas sudah lewat. Pola dan tips di dalamnya tetap bisa dipakai untuk pertunjukan budaya berikutnya di TMII.
FAQ — Sendratari Sangkuriang di TMII
Kapan Sendratari Sangkuriang digelar di TMII?
Sabtu, 7 November 2026, pukul 17.00 WIB di Amfiteater Panggung Budaya TMII, menurut daftar event Jakarta yang dikutip Tribunjakarta.com dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
Berapa harga tiket Sendratari Sangkuriang di TMII?
Harga tiket pertunjukan belum dipublikasikan di sumber yang kami temukan. Tiket masuk kawasan TMII akhir pekan adalah Rp35 ribu per orang menurut laporan Metro TV Desember 2025. Cek kanal resmi TMII untuk tarif terbaru.
Apakah Sendratari Sangkuriang cocok untuk anak-anak?
Tidak ada batas usia resmi yang kami temukan. Ceritanya menyangkut konflik ibu dan anak yang tidak saling mengenali, jadi orang tua sebaiknya menilai kesiapan anak. Menceritakan alur singkat sebelum menonton membantu.
Apa kisah di balik Sendratari Sangkuriang?
Legenda Sunda tentang Sangkuriang, putra Dayang Sumbi, yang gagal memenuhi syarat membuat perahu dalam semalam. Ia menendang perahunya hingga terbalik, yang dipercaya menjadi Gunung Tangkuban Perahu.
Disusun oleh redaksi inflablesypeloteros.com.
