board game

inflablesypeloteros – Kumpul di rumah sekarang punya satu pemandangan yang cukup familiar.

Semua orang berada di ruangan yang sama, tetapi masing-masing memegang HP.

Ada yang scrolling TikTok. Ada yang membalas chat. Satu orang sibuk mencari film yang akhirnya tidak pernah dipilih. Orang lainnya sudah rebahan sambil membuka marketplace.

Padahal kadang kita cuma membutuhkan satu permainan sederhana untuk mengubah suasana.

Tidak harus punya konsol game.

Tidak perlu menyiapkan acara besar.

Board game dan permainan kelompok punya satu kelebihan yang sulit digantikan layar: semua orang harus memperhatikan orang lain.

Kita melihat ekspresi teman ketika berbohong.

Menuduh orang yang ternyata tidak bersalah.

Kesal karena properti jatuh ke tangan lawan.

Atau terlalu percaya diri menjelaskan sebuah kata sampai tim sendiri malah semakin bingung.

Kalau sedang mencari permainan seru di rumah, lima pilihan berikut bisa menjadi alasan untuk meletakkan HP selama beberapa jam.

1. UNO, Permainan Sederhana yang Bisa Merusak Pertemanan untuk Sementara

Sulit membicarakan permainan rumahan tanpa memasukkan UNO.

Aturannya relatif gampang dipahami.

Pemain bergiliran membuang kartu yang sesuai dengan warna, angka, atau simbol kartu yang sedang berada di atas tumpukan. Tujuan utamanya adalah menjadi pemain pertama yang menghabiskan kartu.

Terdengar damai.

Sampai seseorang mengeluarkan kartu Draw Two.

Atau Wild Draw Four.

Kemudian pemain berikutnya mulai mempertanyakan apakah pertemanan selama lima tahun memang layak dipertahankan.

Itulah daya tarik UNO.

Mekanik permainannya cukup sederhana sehingga orang yang baru pertama bermain biasanya tidak membutuhkan waktu lama untuk ikut. Namun, kartu-kartu aksi membuat situasi bisa berubah dengan cepat.

Pemain yang tadi tinggal memegang satu kartu bisa beberapa saat kemudian kembali mempunyai setumpuk kartu.

Pastikan Aturannya Disepakati Sebelum Mulai

UNO juga terkenal mempunyai banyak “aturan keluarga”.

Salah satu yang paling sering menjadi sumber perdebatan adalah stacking.

Ada kelompok yang mengizinkan pemain membalas Draw Two dengan Draw Two sehingga hukumannya diteruskan kepada orang berikutnya.

Masalahnya, aturan resmi UNO klasik tidak memperlakukan stacking sebagai aturan standar seperti yang sering dimainkan banyak orang.

Begitu pula penggunaan Wild Draw Four. Secara resmi, kartu tersebut memiliki ketentuan tertentu mengenai kapan boleh dimainkan dan dapat ditantang oleh pemain berikutnya.

Kalau semua orang sepakat memakai house rules, tentu tidak masalah.

Yang penting sepakati sebelum bermain.

Jangan baru menciptakan undang-undang ketika sudah hampir kalah.

Kenapa UNO Cocok Dimainkan di Rumah?

UNO tidak membutuhkan meja besar dan mudah dibawa.

Permainannya juga cukup fleksibel untuk berbagai kelompok usia selama pemain sudah memahami angka, warna, dan aturan dasar.

Satu ronde bisa selesai relatif cepat, kemudian langsung dimainkan lagi.

Karena itu, UNO cocok untuk acara keluarga, nongkrong bersama teman, perjalanan, atau sekadar mengisi waktu setelah makan malam.

Namun, kalau kelompok kita menyukai permainan yang membutuhkan lebih banyak negosiasi dan strategi, pilihan berikutnya mungkin lebih cocok.

2. Monopoly, Kalau Punya Waktu Panjang dan Siap Bernegosiasi

Kalau UNO bisa membuat seseorang kesal dalam beberapa menit, Monopoly membutuhkan kesabaran sedikit lebih besar.

Permainan ini sudah menjadi salah satu board game paling dikenal di dunia.

Pemain bergerak mengelilingi papan, membeli properti, mengumpulkan kelompok warna, membangun rumah dan hotel, kemudian berharap pemain lain mendarat di properti miliknya.

Konsepnya mudah.

Menjadi pemain terakhir yang tidak bangkrut.

Namun, keseruan Monopoly sebenarnya bukan hanya berasal dari lemparan dadu.

Ada negosiasi.

Perdagangan properti.

Keputusan apakah uang sebaiknya digunakan untuk membangun rumah atau disimpan.

Dan tentu saja momen ketika seseorang yang sepanjang permainan terlihat sangat kaya tiba-tiba mendarat di hotel milik lawan.

Jangan Menambahkan Terlalu Banyak House Rules Kalau Ingin Cepat Selesai

Monopoly mempunyai reputasi sebagai permainan yang berlangsung sangat lama.

Sebagian reputasi tersebut memang berasal dari sifat permainannya.

Namun, beberapa house rules populer juga dapat membuat permainan menjadi lebih panjang.

Contoh yang terkenal adalah menaruh uang pajak dan denda di tengah papan kemudian memberikannya kepada pemain yang mendarat di Free Parking.

Aturan tersebut memang terasa menyenangkan karena seseorang bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar.

Tetapi menurut aturan standar, Free Parking pada dasarnya tidak memberikan jackpot seperti itu.

Memasukkan kembali banyak uang ke permainan dapat memperpanjang proses sampai pemain benar-benar bangkrut.

Kalau ingin permainan bergerak lebih cepat, coba mainkan lebih dekat dengan aturan resminya.

Monopoly Cocok untuk Siapa?

Monopoly lebih cocok untuk kelompok yang memang punya waktu.

Jangan mulai pukul 11 malam kalau semua orang ingin tidur pukul 12.

Permainan ini menyenangkan ketika pemain suka negosiasi, mengambil risiko, dan sedikit drama ekonomi.

Salah satu daya tariknya adalah tidak semua keputusan mempunyai jawaban yang jelas.

Apakah properti itu layak dibeli?

Apakah pertukaran tersebut menguntungkan?

Apakah kita sedang membantu lawan melengkapi satu kelompok warna?

Keputusan seperti itulah yang membuat setiap permainan berbeda.

3. Werewolf, Permainan yang Membuktikan Teman Sendiri Sulit Dipercaya

Tidak punya board game?

Tidak masalah.

Untuk memainkan Werewolf, yang paling penting justru orangnya.

Permainan social deduction ini membagi pemain ke dalam beberapa peran tersembunyi. Secara sederhana, ada kelompok warga dan ada werewolf yang diam-diam berada di antara mereka.

Pada fase malam, werewolf melakukan aksinya.

Pada fase siang, semua pemain berdiskusi.

Siapa yang mencurigakan?

Kenapa tadi dia diam saja?

Kenapa dia terlalu agresif menuduh orang?

Kenapa ekspresinya berubah?

Kemudian semua orang memilih siapa yang dianggap sebagai werewolf.

Dan sangat sering, orang yang paling yakin dengan teorinya ternyata salah total.

Keseruan Werewolf Ada pada Percakapannya

Werewolf berbeda dari Monopoly atau UNO karena komponen utama permainannya adalah manusia.

Kemampuan berbicara, berbohong, membaca ekspresi, membangun kepercayaan, dan membuat tuduhan menjadi bagian dari permainan.

Orang yang sebenarnya warga biasa bisa terlihat sangat mencurigakan hanya karena gugup.

Werewolf justru bisa terlihat paling tenang.

Lalu ada pemain yang sejak awal sudah dituduh hanya karena “mukanya mencurigakan”.

Tidak ilmiah.

Tetapi sangat sering terjadi.

Gunakan Moderator yang Memahami Permainan

Permainan akan jauh lebih lancar kalau ada moderator yang mengetahui urutan fase dan peran.

Moderator membantu semua pemain menutup mata ketika malam, memanggil peran yang harus melakukan aksi, kemudian memimpin diskusi pada siang hari.

Jumlah dan jenis peran juga sebaiknya disesuaikan dengan banyaknya pemain.

Jangan memasukkan terlalu banyak karakter spesial ketika semua orang masih belajar.

Mulai dengan struktur sederhana terlebih dahulu.

Setelah kelompok memahami mekaniknya, barulah tambahkan peran yang membuat permainan semakin kacau.

Werewolf paling menyenangkan ketika dimainkan bersama kelompok yang tidak keberatan berbicara dan saling menuduh demi permainan.

Setelah selesai, tentu semuanya kembali berteman.

Seharusnya.

4. Jenga, Aturannya Mudah tetapi Tangan Mendadak Gemetar

Beberapa permainan membutuhkan penjelasan aturan panjang.

Jenga tidak.

Ada sebuah menara yang tersusun dari balok-balok kayu.

Setiap pemain mengambil satu balok dari bagian bawah atau tengah sesuai aturan, kemudian meletakkannya kembali di bagian atas.

Jangan menjatuhkan menara.

Selesai.

Masalahnya, semakin lama permainan berjalan, menara semakin terlihat seperti bangunan yang seharusnya sudah ditutup oleh dinas keselamatan.

Ada lubang di mana-mana.

Bagian atas miring.

Beberapa balok hanya ditopang oleh struktur yang tampaknya melawan hukum fisika.

Kemudian giliran kita tiba.

Jangan Terburu-buru Menarik Balok

Jenga terlihat seperti permainan ketangkasan, tetapi sebenarnya ada unsur pengambilan keputusan yang cukup besar.

Sebelum memilih balok, pemain biasanya mencoba beberapa bagian untuk mencari balok yang terasa lebih longgar.

Menarik balok yang salah bisa mengubah keseimbangan seluruh menara.

Cara menariknya juga penting.

Gerakan mendadak lebih berisiko daripada tekanan kecil yang terkontrol.

Semakin tinggi menara, semakin sensitif struktur terhadap perubahan distribusi berat.

Dan tentu ada tekanan psikologis.

Tangan yang biasanya stabil mendadak gemetar ketika lima orang menatap kita sambil berharap menaranya roboh.

Jenga Bisa Dimodifikasi Menjadi Party Game

Kalau versi standar mulai terasa terlalu biasa, Jenga juga sering dimodifikasi menjadi permainan kelompok.

Kita bisa menulis pertanyaan atau tantangan pada balok.

Ketika seseorang menarik balok tertentu, ia harus menjawab pertanyaan atau melakukan tantangan yang tertulis.

Versinya bisa disesuaikan dengan acara.

Untuk keluarga, pertanyaannya bisa ringan.

Untuk teman dekat, bisa dibuat lebih personal.

Untuk acara kantor, tantangannya bisa dibuat aman dan lucu tanpa membuat orang tidak nyaman.

Dengan satu set balok yang sama, permainannya bisa berubah total.

5. Codenames, Buat yang Suka Tebak Kata dan Adu Koneksi Otak

Kalau kelompok kita lebih suka permainan kata daripada dadu atau ketangkasan, Codenames layak dicoba.

Permainan ini biasanya membagi pemain menjadi dua tim.

Di meja terdapat kumpulan kata.

Masing-masing tim mempunyai seorang spymaster yang mengetahui identitas tersembunyi di balik kata-kata tersebut.

Tugas spymaster adalah memberikan satu kata petunjuk dan sebuah angka agar anggota tim dapat menebak sebanyak mungkin kata milik tim mereka.

Misalnya ada kata “laut”, “sirip”, dan “akuarium”.

Spymaster mungkin memberikan petunjuk:

“Ikan, tiga.”

Terdengar mudah.

Sampai di meja ternyata ada kata lain seperti “kapal”, “hiu”, “air”, “kaca”, dan “pantai”.

Sekarang satu petunjuk bisa ditafsirkan ke mana-mana.

Kesalahan Spymaster Bisa Sangat Mahal

Codenames bukan hanya tentang menemukan hubungan antara kata.

Kita juga harus memikirkan bagaimana orang lain menghubungkan kata tersebut.

Petunjuk yang menurut kita sangat jelas mungkin tidak masuk akal bagi teman satu tim.

Sebaliknya, petunjuk yang diberikan asal-asalan justru terkadang langsung dimengerti.

Ada pula kata milik tim lawan yang harus dihindari.

Dan yang paling berbahaya adalah kartu assassin.

Kalau tim memilih kata tersebut, permainan bisa langsung berakhir dengan kekalahan.

Karena itu, spymaster harus mencari keseimbangan antara petunjuk yang cukup luas untuk menghubungkan beberapa kata tetapi tidak terlalu luas sampai pemain memilih kata yang salah.

Codenames Cocok untuk Orang yang Suka Permainan Tidak Terlalu Bergantung pada Keberuntungan

Dibandingkan Monopoly yang banyak menggunakan dadu, Codenames terasa lebih bergantung pada komunikasi dan cara berpikir.

Tidak ada satu cara pasti untuk menang karena setiap kelompok mempunyai pola asosiasi berbeda.

Kata “apel” mungkin membuat seseorang memikirkan buah.

Orang lain memikirkan iPhone.

Yang lain lagi memikirkan New York.

Di situlah keseruannya.

Kita mulai menyadari betapa anehnya cara teman sendiri berpikir.

Jadi, Permainan Mana yang Paling Cocok?

Tidak ada satu permainan seru di rumah yang cocok untuk semua situasi.

Kalau ingin sesuatu yang cepat dan mudah dipelajari, UNO menjadi pilihan aman.

Kalau punya beberapa jam dan suka strategi ekonomi serta negosiasi, keluarkan Monopoly.

Kalau orangnya banyak dan kelompok suka ngobrol, berbohong, serta saling menuduh, Werewolf sulit dikalahkan.

Kalau ingin permainan yang hampir tidak membutuhkan penjelasan, Jenga bisa langsung dimulai.

Sementara Codenames cocok untuk kelompok yang menikmati permainan kata dan kerja sama tim.

Justru sebaiknya punya beberapa jenis permainan karena suasana setiap kumpul berbeda.

Malam ini mungkin semua ingin kompetitif.

Minggu depan orang-orang hanya ingin permainan ringan setelah makan.

Bikin Board Game Night di Rumah Tanpa Ribet

Tidak perlu membuat acara seperti turnamen.

Pilih satu malam ketika sebagian besar orang memang punya waktu.

Siapkan tempat duduk yang nyaman dan meja kalau permainannya membutuhkan papan atau kartu.

Makanan ringan tentu membantu, tetapi hati-hati dengan minuman di dekat kartu dan board game.

Satu gelas es kopi yang tumpah bisa mengubah Monopoly menjadi permainan properti bawah laut.

Yang lebih penting, pilih permainan berdasarkan orang yang hadir.

Jangan memaksa orang yang tidak suka negosiasi bermain Monopoly selama empat jam.

Jangan memilih Werewolf kalau kelompoknya hanya tiga orang.

Dan jangan menjelaskan board game baru selama 45 menit sebelum permainan dimulai.

Untuk pemain baru, ajarkan aturan dasarnya terlebih dahulu kemudian jelaskan detail ketika situasinya muncul.

Orang biasanya lebih cepat memahami permainan setelah benar-benar bermain satu ronde.

Jangan Terlalu Serius Menang

Board game memang mempunyai pemenang.

Tetapi kalau tujuan utamanya kumpul di rumah, kemenangan sebenarnya hanya memberikan bahan untuk mengejek teman selama beberapa hari.

Tidak perlu memperdebatkan UNO seperti sedang membawa kasus ke Mahkamah Internasional.

Tidak perlu marah sungguhan karena properti Monopoly tidak mau dijual.

Dan orang yang menuduh kita sebagai werewolf selama tiga ronde berturut-turut mungkin memang menyebalkan, tetapi itu bagian dari permainan.

Justru kejadian-kejadian absurd itulah yang biasanya diingat.

Bukan siapa yang mendapatkan skor tertinggi.

Kita akan mengingat seseorang yang menghancurkan menara Jenga padahal baru menyentuh satu balok.

Kita akan mengingat spymaster yang memberikan clue begitu buruk sampai seluruh tim bingung.

Atau pemain Monopoly yang sangat kaya selama dua jam lalu bangkrut dalam beberapa putaran.

Board game bekerja karena ia menciptakan cerita kecil di antara orang-orang yang bermain.

Sesekali, Taruh HP di Tengah Meja dan Mulai Bermain

Kita tidak harus membenci teknologi untuk mengakui bahwa kumpul sambil semua orang menatap layar terasa sedikit aneh.

Kadang solusinya juga tidak perlu rumit.

Keluarkan kartu.

Susun balok.

Buka papan permainan.

Bagi tim.

Kemudian mulai.

Lima board game dan permainan seru di rumah seperti UNO, Monopoly, Werewolf, Jenga, dan Codenames menawarkan jenis keseruan yang berbeda. Ada keberuntungan, strategi, kemampuan berbohong, ketangkasan, sampai permainan asosiasi kata.

Pilih yang sesuai dengan jumlah pemain dan suasana malam itu.

Setelah permainan dimulai, kemungkinan besar ponsel perlahan akan terlupakan.

Setidaknya sampai seseorang kalah.

Lalu dia mengambil HP untuk mencari aturan resmi karena yakin kalian semua bermain dengan cara yang salah.

Referensi

Mattel Games. “UNO.”
https://shop.mattel.com/collections/uno

Hasbro. “Monopoly.”
https://shop.hasbro.com/en-us/monopoly

Czech Games Edition. “Codenames.”
https://www.codenamesgame.com/

Hasbro. “Jenga.”
https://shop.hasbro.com/en-us/jenga

BoardGameGeek. “Werewolf.”
https://boardgamegeek.com/

TOP